Wednesday, February 23, 2022
Hujannya Kok Beda Bii ...
Sunday, October 3, 2021
Tanaman Berbunga Kucing
Tuesday, August 24, 2021
Plunged in The Night
Monday, May 3, 2021
Ramadhan, Bulan Penuh Kue
Sunday, May 2, 2021
Juz Tiga Puluh Dua ???
Friday, April 30, 2021
TERCEBUR LAIL
Monday, March 15, 2021
Memanusiakan Sang Ulat
Monday, January 25, 2021
Ayat Kursy Vs Ilmu Kebal
Wednesday, January 13, 2021
Apa itu
Friday, January 1, 2021
01 Januari 2021
Letupan demi letupan petasan sahut menyahut megejutkan mimpi-mimpi yang sedang berpetualang. Seperti mencoba mengambil alih tugas para jantan yang masih asyik bertengger di kandangnya. Jam baru menunjukkan pukul kosong-kosong lebih dua menit, masih dua jam kedepan kalau mau mendengarkan kokok para jantan.
Entah sudah kebal atau terlalu kuat mimpi menghias jagat kantuk, sehingga letupan demi letupan tidak lagi mengejutkan para pejuang mimpi malam. Mereka hanya sedikit bergerak dan lanjut berpetualang. Kemungkin juga karena letupan malam ini tidak senyaring tahun lalu, dengan suara yang terpisah-pisah tempat, sepertinya tentara Covid-19 berhasil menertibkan kondisi, sehingga para petasan taat pada protokol yang mengharuskan mereka jaga jarak dan tidak berkumpul pada satu titik. Akibatnya, suaranya pecah dan tidak menggelegar sedasyat suara persatuan dan kesatuan tahun sebelumnya.
Thursday, December 31, 2020
31 Desember 2020
Deretan awan yang tadi terlihat berkerumun mulai berbaris rapi dan rapat. Terlihat seperti barisan ombak berwarna abu-abu gelap yang berlapis-lapis memanjang. Angin mulai ikut sibuk menerobos celah-celah pepohonan dan gedung-gedung dengan kecepatan semakin meningkat. Dedaunan dan beberapa helai pelastik yang tadinya tergeletak diam mulai tinggal landas mengikuti pergerakan angin yang entah kemana tujuannya.
Sunday, December 27, 2020
Tersesat Lima Meter
Salah satu jenis kerja bakti rutin hari Ahad yang paling ditunggu-tunggu para santri adalah mencari kayu bakar ke hutan. Kegiatan ini seperti pergi tamasya ke alam liar. Pelaksanaannya hanya sekali dalam sebulan, atau lebih bila mendekati bulan suci Ramadhan.
Thursday, December 24, 2020
KENAPA HARUS HUJAN DERAS ABII ....
Tuesday, February 11, 2020
Archery is Sunnah, My History My Adventure
Alhamdulillah, di penghujung usia 20an tahun dapat juga wadah untuk menyalurkan hoby terpendam yang satu ini. Dan sejak saat itu mulai aktif berlatih dan bertanding, hitung-hitung mengejar ketertinggalan dalam menemukan wadah ini. Dengan semangat dan prinsip "Tidak ada kata terlambat dalam menemukan hal baik", petualangan ini harus tetap berlanjut. Godaan dan hambatan cukup berat, Karena mengingat usia dan alokasi waktu yang perlu kekuatan lebih untuk bisa disisihkan.
Sebagai penyemangat, bahwa jalan ini bukan jalan yang salah. Beberapa sumber bisa dijadikan motivasi untuk mendasarinya.
Apa saja keutamaan memanah menurut hadits Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam? Mari kita simak berikut ini.
Saturday, February 8, 2020
Buaya di Kepala
Terlihat beberapa anak kelas satu dan dua sibuk memperhatikan sesuatu di kolam, entah apa gerangan, tapi yang ku tahu itu adalah kolam kosong yang sudah lama tidak digunakan. kalaupun ada penghuninya hanyalah beberapa ekor ikan liar dan kodok yang terjebak masuk dan tidak dapat memanjat tembok kolam yang cukup tinggi dari permukaan air. Sebagian permukaan airnya tertutupi oleh beberapa tumbuhan terapung dan sebagian lagi tertutupi semacam lumut atau lebih ke jenis alga hijau yang terhampar bagaikan cat hijau yang tumpah merata di seluruh permukaan.
Ketika jarak antara diriku dan anak-anak itu tidak begitu jauh, terdengar seorang anak menyapa sambil bertanya dengan dana sedikit agak berteriak "Pak, disini ada buayanya ya?', "tidak ada" jawabku sambil tidak mengurangi lajunya langkahku. "Tapi itu kok hijau-hijaunya retak begitu, pasti ada" tambah yang lain juga ikut meyakinkan. "Tidak ada, mungkin cuma ikan kecil itu yang bikin retak lumutnya" jawabku agak sedikit menjelaskan. "Itu lihat, ada busa dan airnya goyang, pasti ada ini buayanya" yang lain ikut meyakinkan. "Iya ini, pasti ada buayanya" anak pertama memantapkan keyakinannya.
Aku sudah tidak lagi melanjutkan penjelasanku, toh mereka akan tetap ngotot meyakinkan dirinya masing-masing, aku memilih melanjutkan lengkahku menjauh sambil senyum-senyum sendiri dan bergumam tak beruara "Seberapa banyak buaya di kepalamu nak, sampai-sampai semua genangan ada buayanya, atau jangan-jangan hanya buaya yang kalian kenal sebagai makhluk penghuni air, atau karena buaya lebih viral, hahaha..."
Tuesday, February 4, 2020
Souvenir Tumbler Murah, Beli Aja di Souvenirku.id
Saturday, November 9, 2019
Ahhh ... Ternyata Dia Lebih Sadar
Bentang langit tampak biru bersih, tak begitu banyak terlihat gumpalan awan lalu-lalang disana.
Sedari pagi memang sudah nampak tergambar akan cerahnya hari ketika sang mentari menampakkan wajahnya di antara jejeran pepohonan dan taburan butiran-butiran embun pagi yang jatuh melayang lembut bagaikan curahan tepung putih dari langit.
Aku masih asyik duduk dalam ruang kerjaku, menatap dalam ke layar laptop bercorak silver yang ada di hadapanku. Entah mengapa, layar yang tidak begitu besar itu serasa sebuah jendela yang dapat menyajikan berbagai hal yang dapat mengalihkan seluruh perhatianku akan apa yang ada di sekitarku.
Monday, May 13, 2019
Tolonglah Ulatnya Abii ...
Friday, March 29, 2019
Mendung Penyejuk Tiang Gawang
Tuesday, March 26, 2019
Bekicot yang Tersesat
Terkadang terdengar gelak tawa dari bibir-bibir mungil mereka ketika si benda bulat tertahan di kubangan air, lalu dipaksa dengan tendangan yang diikuti cipratan air yang menghambur bersama lumpur dan pasir yang menambah warna indah di pagi itu.












