Assalamu'alaikum ... Selamat Datang ... Semoga Blog Ini Bisa Memberi Manfaat ... Jangan Bosan Untuk Kembali lagi ^_^
Showing posts with label Leadership. Show all posts
Showing posts with label Leadership. Show all posts

Tuesday, April 5, 2022

Management and Leadership

Every management needs a leader and leadership. Without it, the organization and management becomes chaotic and the goals will not be achieved. Management is the essence of administration, while leadership is the essence of management. Many definitions of management that have been put forward by experts include: 

1. Management is a process or framework, which involves the guidance or direction of a group of people towards organizational goals or real purposes. 

Monday, April 4, 2022

Manajemen dan Kepemimpinan

Setiap manajemen membutuhkan pemimpin dan kepemimpinan. Tanpa adanya hal itu, organisasi dan manjemen menjadi kacau dan tujuan tidak akan tercapai. Manajemen adalah inti dari administrasi, sedangkan kepemimpinan adalah inti dari manajemen. Banyak defenisi tentang manajemen yang telah dikemukakan oleh para pakar di antaranya : 

 

1. Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang - orang yang kearah tujuan - tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata. 

 

Saturday, April 2, 2022

Leadership Style Theory

One of the main contingency approaches to leadership is the Situational Leadership Model proposed by Paul Hersey and Kenneth Blanchard , in Stonner (1996:171) saying that "The most effective leadership style varies with employee readiness." 

 Hersey and Blanchard define readiness as a desire for achievement, a willingness to accept responsibility, and abilities related to tasks, skills and experiences. Goals and knowledge of followers are important variables in determining an effective leadership style.

According to Hersey and Blanchard quoted by Rivai (2014: 16) stating that the relationship between leaders and their members has four stages/phases needed for leaders to change their leadership style, namely:   

Teori Gaya Kepemimpinan

Salah satu pendekatan kontingensi utama pada kepemimpinan adalah Model Kepemimpinan Situasional yang dikemukakan oleh Paul Hersey dan Kenneth Blanchard, dalam Stonner (1996:171) mengatakan bahwa “Gaya kepemimpinan yang paling efektif bervariasi dengan kesiapan karyawan." 

 

Hersey dan Blanchard mendifenisikan kesiapan sebagai keinginan untuk berpretasi, kemauan untukmenerima tanggung jawab, dan kemampuan yang berhubungan dengan tugas,keterampilan dan pengalaman. Sasaran dan pengetahuan dari pengikut merupakan variabel penting dalam menentukan gaya kepemimpinan yang efektif.

 

Menurut Hersey dan Blanchard dikutip oleh Rivai (2014:16) menyatakan bahwa hubungan antara pimpinan dan anggotanya mempunyai empat tahap/fase yang diperlukan bagi pimpinan untuk mengubah gaya kepemimpinan-nya yaitu: 

 

Friday, April 1, 2022

Pseudo-democratic Leadership Type

One of the leadership styles according to Sutikno (2014:35) is the Pseudo-democratic Leadership Type. This type is also called manipulative or semi-democratic leadership. This type of leadership is characterized by the attitude of a leader who tries to express his wishes and after that makes a committee, pretending to negotiate but which is actually nothing but to validate his suggestions. 

Such a leader uses democracy as a cover to obtain certain victories. The pseudo-democratic type of leader only appears to be democratic when in fact he is autocratic. This leader adheres to a pseudo-democracy and is more likely to lead to the activities of an authoritarian leader in a subtle, vague form.

Tipe Kepemimpinan Pseudo-demokratik

Salah satu Gaya kepemimpinan menurut Sutikno (2014:35) adalah Tipe Kepemimpinan Pseudo-demokratik. Tipe ini disebut juga kepemimpinan manipulatif atau semi demokratik. Tipe kepemimpinan ini ditandai oleh adanya sikap seorang pemimpin yang berusaha mengemukakan keinginan-keinginannya dan setelah itu membuat sebuah panitia, dengan berpura-pura untuk berunding tetapi yang sebenarnya tiada lain untuk mengesahkan saran-sarannya. 

Pemimpin seperti ini menjadikan demokrasi sebagai selubung untuk memperoleh kemenangan tertentu. Pemimpin yang bertipe pseudo-demokratik hanya tampaknya saja bersikap demokratis padahal sebenarnya dia bersikap otokratis. Pemimpin ini menganut demokrasi semu dan lebih mengarah kepada kegiatan pemimpin yang otoriter dalam bentuk yang halus, samar-samar.

Thursday, March 24, 2022

Jempol Cerdas

Salah satu bukti yang dapat kita lihat sebagai tanda pesatnya perkembangan tehnologi informasi dan komunikasi adalah percepatan persebaran informasi yang luar biasa. Kalau zaman dahulu kita harus menunggu siaran berita di Radio, Televisi dan Surat kabar untuk mendapatkan sebuah informasi, Namun saat ini, ketika ada kejadian, maka saat itu pula orang lain di tempat lain langsung dapat mengetahuinya.

Salah satu faktor pendukungnya adalah, adanya media sosial. Yaitu, sebuah prangkat digital yang menjadikan antara satu pengguna dan pengguna lain saling terhubung setiap saat. Sehingga, proses penyebaran informasi maupun proses komunikasi dapat dilakukan setiap saat. Inilah salah satu penyebabkan begitu cepatnya informasi tersebar dari satu tempat ke tempat lainnya.

Keberadaan media sosial ini tentunya memiliki dampat positif dan negatif secara bersamaan. Dampak akan diterima penggunanya tergantung bagaimana sang pengguna menggunakan prangkat tersebut. Ada kalanya dampak positif yang akan diterima, dan ada kalanya justru dampak negatif yang didapat.

Oleh karenanya, perlu ada edukasi untuk mencerdaskan para pengguna agar mampu menggunakan media sosial secara benar dan baik. 

Apa saja yang perlu diperhatikan ?
Yang perlu diperhatikan antara lain adalah :

Wednesday, March 23, 2022

Lakukan Bersama, Sendiri Itu Melelahkan

Dari Ibnu Umar, Rasulullah ﷺ bersabda:

صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلَاةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً  

"Sholat  berjamaah lebih utama dua puluh tujuh derajat daripada sholat sendirian." 

(HR  Al-Bukhari).

Dalam ibadah saja, Alloh SWT dan Rosululloh saw sangat menganjurkan untuk melaksanakannya secara berjamaah, bahkan menjanjikan pahala yang lebih besar bagi yang melakukan secara berjamaah dibanding yang melakukan secara sendiri-sendiri.

Harusnya Ini juga menjadi falsafah dalam hidup kita, bahwa segala sesuatu yang dilakukan bersama itu akan terasa lebih ringan, dibandingkan bila dilakukan sendiri, akan sangat melelahkan.

Nah, ayo lakukan bersama, dan akan lebih baik lagi bila kita sanggup memahami pola kerja tim yang solid.

Do it together, alone is tiring

From Ibn Umar, the Messenger of Allah said:

لَاةُ الْجَمَاعَةِ لُ لَاةِ الْفَذِّ  

"Prayer in congregation is twenty-seven degrees better than praying alone." 

(Narrated by Al-Bukhari).

In worship alone, Allah SWT and Rasulullah SAW strongly recommend to carry out it in congregation, even promising a greater reward for those who do it in congregation than those who do it individually.

This should also be a philosophy in our lives, that everything that is done together will feel lighter, than if it is done alone, it will be very tiring.

Well, let's do it together, and it will be even better if we can understand the pattern of solid teamwork.

Monday, March 21, 2022

Dampingi Sebelum Evaluasi

Sudahkah kita melakukan Evaluasi terhadap program yang kita jalankan ?. Seberapa konsisten kita melakukan Evaluasi ?. Dapatkah kita mengukur tingkat ketuntasan program itu ?. Apa yang sering kita dapatkan, ketuntasan, ketidak-tuntasan, atau proses yang tidak berujung ?. Apa yang sering kita rasakan setiap kali melakukan evaluasi, lapang, gamang atau pusing berguling-guling ?

Accompany Before Evaluation

Have we evaluated the program we are running? How consistently do we evaluate?. Can we measure the level of completeness of the program?. What do we often get, completeness, incompleteness, or an endless process?. What do we often feel every time we do an evaluation, feel light, giddy or dizzy?

Evaluation is important, even very important, but we shouldn't just focus on evaluation without paying attention to other elements. Because, if we only focus on evaluation, the program may run well, but there is no comfort or even peace in it. We will be better known as unfriendly and unpleasant policy makers. 

Sunday, March 20, 2022

Menempatkan Banyak Kemampuan

"Pemimpin itu bukanlah orang yang memiliki banyak kemampuan, tapi pemimpin adalah orang yang mampu menempatkan banyak kemampuan ... "

Begitulah ungkapan seorang pemimpin bijak di sebuah kesempatan dalam sebuah kegiatan training ketika diminta untuk sharing pengalaman selama memimpin, dimana kami merasakan dampak yang luar biasa di bawah kepemimpinan beliau.

Kalau ditelaah lebih jauh, memang benar adanya. Ketika seseorang mampu mengelola sebuah tim yang baik, dimana tim ini diisi oleh beberapa keahlian yang saling melengkapi, maka sebuah kerjaan berat akan mudah dan cepat tertangani, bahkan lebih mendekati kesempurnaan dalam tingkat ketuntasannya.

Memang pada kesempatan lain, kita sering menemukan ada orang yang mampu menyelesaikan sendirian semua pekerjaan, namun tentunya akan berbeda kualitas dan jangka waktu yang diperlukan, kualitas bisa jadi hanya menggunakan standar ketuntasan tunggal tanpa ada pembanding, dan juga waktu yang digunakan tidak efektif dan efesien.

Nah, ayo belajar terus untuk menjadi pemimpin spektakuler yang menjadi panutan dan pergerakan kebaikan.


Tuesday, February 22, 2022

Tipe - tipe Kepemimpinan

Menurut G. R. Terry yang dikutif Maman Ukas, bahwa pendapatnya
membagi tipe-tipe kepemimpinan menjadi 6, yaitu :

1. Tipe kepemimpinan pribadi (personal leadership). 
Dalam system kepemimpinan ini,segala sesuatu tindakan itu dilakukan dengan mengadakan kontak pribadi. Petunjuk itu dilakukan secara lisan atau langsung dilakukan secara pribadi oleh pemimpin yang
bersangkutan.

2. Tipe kepemimpinan non pribadi (non personal leadership). 
Segala sesuatu kebijaksanaan yang dilaksanakan melalui bawahan-bawahan atau media non pribadi
baik rencana atau perintah juga pengawasan.

Leadership Types

According to GR Terry quoted by Maman Ukas, that his opinion
divides the types of leadership into 6, namely:

1. Type of personal leadership (personal leadership). 
In this leadership system, all actions are carried out by personal contact. The instructions are carried out orally or directly carried out personally by the leader
concerned.

2. Type of non-personal leadership (non-personal leadership). 
All policies carried out through subordinates or non-personal media,
both plans or orders as well as supervision.

3. Type of authoritarian leadership (authoritotian leadership). 
Authoritarian leaders are usually hard working, conscientious, conscientious and orderly. He works according to the rules that apply strictly and his instructions must be obeyed.

4. The type of democratic leadership (democratic leadership). 
A democratic leader considers himself part of his group and together with his group try to be responsible for the implementation of common goals. In order for each member to be responsible, all members participate in all activities, planning, organizing, monitoring, and evaluating. Each member is considered a valuable potential in the pursuit of goals.  
 

Monday, February 21, 2022

Terkadang Kita Butuh Segera Gagal

"Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda"
Demikianlah ungkapan yang serng kita dengar sejak dahulu, baik dari berbagai nasehat, maupun dari motivator-motivator di berbagai acara motivasi.

Apabila kita cermati mendalam sebaris ungkapan tersebut, maka ada beberapa pelajaran berharga yang dapat kita petik dari setiap kegagalan yang sering ditemui dalam proses perjalanan hidup yang kita tempuh.

Pertama ... Setiap usaha yang dilakukan membutuhkan proses pembelajaran, dan proses pembelajaran membutuhkan uji coba

Kedua ... Setiap Uji coba yang dilakukan membutuhkan ukuran tingkat keberhasilan, dan ukuran tingkat keberhasilan membutuhkan perbandingan besar-kecilnya kegagalan antara satu uji coba dengan uji coba lainya.

Monday, January 24, 2022

Imaging, Good or Bad?

Imaging ? I'm sure we've heard that a lot lately. 

So far, we have always felt that imagery is a negative action. So negative, we often hate people who we think often do this action. Though, it could be that we also do it often… Well

What is imaging? 

Image is an attempt to highlight a good self-image to the public. The impression of imaging is that so far it seems bad because many practice it with lies and exaggeration.

Whether we realize it or not, doing imaging is indeed one of the distinctive characteristics of humans who are more inclined to do something that benefits them. In fact, this has actually become a human need in social life.

Pencitraan, Baik atau Buruk ?

Pencitraan ? Pasti kita sering mendengarnya akhir-akhir ini. 

Selama ini kita selalu merasa bahwa pencitraan adalah tindakan yang negatif. Saking negatifnya, kita seringkali membenci orang yang menurut kita sering melakukan tindakan ini. Padahal, bisa jadi kita juga sering melakukannya ... Nah

Apa itu pencitraan? 

Pencitraan adalah usaha untuk menonjolkan citra diri yang baik kepada publik. Kesan pencitraan adalah selama ini terkesan buruk karena banyak yang mempraktikkannya dengan kebohongan dan berlebihan.

Sunday, January 16, 2022

Leadership Talent ?

If we read various literatures on Leadership, then compare it with conditions in life, then a question arises; "Is this leadership skill a talent or is it built?"

According to Maman Ukas "A leader is essentially someone who has the ability to
influence the behavior of others in his work by using power."

In its activities, the leader has the power to mobilize and
influence his subordinates with respect to the tasks that must be carried out. At
the stage of assigning tasks, the leader must provide a clear voice of direction and guidance, so that
subordinates can carry out their duties easily and the results achieved are in accordance
with the goals that have been set.

Thus leadership includes an unequal distribution of power
among leaders and members. Leaders have the authority to direct members
and can also exert influence, in other words leaders can not only
instruct subordinates what to do, but also can influence how
subordinates carry out their orders. So that there is a social relationship that
interacts between leaders and subordinates, which ultimately results in a reciprocal relationship
. Therefore, leaders are expected to have the ability to carry out their
leadership, because if they do not have the ability to lead, then the goals
to be achieved will not be achieved optimally.


If we look at the brief explanation regarding the nature of leadership above, we can observe that everyone who has this ability, whether it is talent or through the process of formation in his family, then that person has the opportunity to become a leader in his environment.

Saturday, January 15, 2022

Bakat Pemimpin ?

Kalau kita membaca berbagai literatur tentang Kepemimpinan, kemudian membandingkan dengan kondisi di kehidupan, maka akam muncul sebuah pertanyaan ; "Apakan kemampuan dalam hal kepemimpinan ini merupakan bakat atau dibentuk?"

Menurut Maman Ukas “Pemimpin pada hakikatnya adalah seorang yang mempunyai kemampuan untuk
memepengaruhi perilaku orang lain di dalam kerjanya dengan menggunakan kekuasaan.”

Dalam kegiatannya bahwa pemimpin memiliki kekuasaan untuk mengerahkan dan
mempengaruhi bawahannya sehubungan dengan tugas-tugas yang harus dilaksanakan. Pada
tahap pemberian tugas pemimpin harus memberikan suara arahan dan bimbingan yang jelas, agar
bawahan dalam melaksanakan tugasnya dapat dengan mudah dan hasil yang dicapai sesuai
dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Wednesday, December 22, 2021

Basic Leadership Skills

One time, while tidying up an open shelf, my eyes fell on a brown notebook with an exclusive design. The notebook in the form of a mini agenda book is one of the books that used to accompany me wherever I went when I was in school and college. He is always in the bag attached to the body when I want to go anywhere. At this time I rested the book neatly in a collection of books on the bookshelf, because all the pages were already filled with various notes, most of which were subject matter or material for seminars I had attended.

Then I tried to re-open the sheet after sheet which is still well maintained. My attention was then drawn to a note entitled "Leadership", an introductory material that I recorded from a Leadership Basic Training activity that I had participated in, I don't know when I don't really remember, only remember a little when it was in the early days of sitting on the lecture bench.