Assalamu'alaikum ... Selamat Datang ... Semoga Blog Ini Bisa Memberi Manfaat ... Jangan Bosan Untuk Kembali lagi ^_^

Saturday, December 28, 2024

Tahun Baru 1 Januari ... Punya Siapa ?

Ada sebuah suasana, bahkan seperti budaya yang dapat kita saksikan di akhir-akhir bulan Desember. Bahkan di berbagai bidang profesi seakan-akan mempersiapkan momen yang sama, bidang perdagangan ada musim trompet dan topi kerucut, di bidang pertanian ada musim tanam jagung, di bidang perikanan ada musim ikan tertentu, bahkan di bidang pemerintahan ada jadwal khusus cuti bersama ... dan sebagainya. Semua persiapan itu bertujuan untuk menyambut tanggal 1 Januari sebagai perayaan Tahun Baru ... 

Kalau kita melihat semua perhatian menuju ke satu moment itu, pertanyaannya ... Sebenarnya perayaan ini milik siapa ?

Sebagai Ummat Islam, Alloh SWT sudah mengingatkan kita untuk selalu cerdas dalam menanggapi situasi. Nah ... Coba kita selalami beberapa literatur terkait itu ...


Thursday, April 7, 2022

Ayo Berbagi Kebahagiaan


Sudahkah anda bahagia ?
Sudahkah anda bagi kebahagiaan itu kepada saudara-saudara kita ?

Supaya kebahagiaan itu terus bertambah dan kebahagiaan itu abadi sampai akherat.

Yuk Berbagi kebahagiaan bersama anak-anak Panti Asuhan Ar-Rahman Hidayatullah  !!!

Kami menyediakan beberapa paket pilihan kebahagiaan bagi yang ingin menitipkan investasi amal jariahnya, agar semakin Barokah dan menjadi harta abadi sampai akherat ..

Silahkan dipilih
>> Zakat, Infaq dan Shadakah
>> Paket Ta'jil Buka Puasa
>> Beasiswa Santri Dhuafa, Yatim & Piatu
>> Infaq Pembangunan Sekolah & Asrama
>> Infaq Rehab Masjid & Mushalla
>> Paket THR Santri

Semoga Ibadah Ramadhan kita selalu diterima Alloh SWT, dan menjadi pribadi sukses Ramadhan.
Aamiiin

===================
Alamat.
Jln Pangkalan Lima RT 08, Sungai Tendang, Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah

Rek. BRI 4545-01-000426-50-3
A.n. Yayasan Ar-Rahman Ponpes Hidayatullah

Contact Person
1. 0852-4965-8748 (Muttaqin)


Wednesday, April 6, 2022

Synergy of Cupping and Fasting

Is it permissible to cup while fasting? What are the Benefits of Cupping while fasting? What causes the ban on cupping while fasting?

These questions will certainly arise when we discuss one of the methods of treatment in Islam when it is done in the month of Ramadan. This is natural, because there are differences of opinion on this matter. 

Well, hopefully this article opens our insights a little about Cupping and Fasting

Propositions - propositions about Cupping in the Month of Ramadan

The first thing we need to know is the propositions - propositions related to cupping. There are several hadiths of the Prophet saw that explain this:

#First history

وَيُرْوَى عَنِ الْحَسَنِ عَنْ غَيْرِ وَاحِدٍ مَرْفُوعًا فَقَالَ أَفْطَرَ الْحَاجِمُ وَالْمَحْجُومُ

Narrated from Al Hasan from some companions in marfu '(to the Prophet sallallaahu' alaihi wa sallam ). He said, “ People who do cupping and those who are cupped cancel their fast. ”[This hadith was also issued by Abu Daud, Ibn Majah and Ad Darimi. Shaykh Al Albani in Irwa '  no. 931 says that this hadith is saheeh ]

#Second history

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ - رى الله عنهما - أَنَّ النَّبِىَّ - صلى الله عليه وسلم - احْتَجَمَ

From Ibn 'Abbas radhiyallahu' anhuma  said that the Prophet sallallaahu 'alaihi wa sallam  cupped in a state of chanting and fasting.

Sinergi Bekam dan Puasa

Bolehkah Berbekam saat berpuasa ? Apa Manfaat Berbekam saat berpuasa ? Apa saja yang menyebabkan larangan berbekam ketika puasa ?

Pertanyaan - pertanyaan ini pasti akan muncul ketika kita membahas terkait salah satu metode pengobatan dalam Islam yang satu ini bila dilakukan di bulan Ramadhan. Hal ini wajar, dikarenakan adanya perbedaan pendapat terkait hal ini. 

Nah, semoga tulisan ini sedikit membuka wawasan kita tentang Bekam dan Puasa

Dalil - dalil tentang Bekam di Bulan Ramadhan

Hal yang pertama perlu kita ketahui adalah Dalil - dalil yang terkait dengan bekam. Ada beberapa hadits Rasululloh saw yang menjelaskan tentang ini :

#Riwayat pertama

وَيُرْوَى عَنِ الْحَسَنِ عَنْ غَيْرِ وَاحِدٍ مَرْفُوعًا فَقَالَ أَفْطَرَ الْحَاجِمُ وَالْمَحْجُومُ

Diriwayatkan dari Al Hasan dari beberapa sahabat secara marfu’ (sampai pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam). Beliau berkata, “Orang yang melakukan bekam dan yang dibekam batal puasanya.” [Hadits ini juga dikeluarkan oleh Abu Daud, Ibnu Majah dan Ad Darimi. Syaikh Al Albani dalam Irwa’ no. 931 mengatakan bahwa hadits ini shohih]

#Riwayat kedua

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ – رضى الله عنهما – أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – احْتَجَمَ ، وَهْوَ مُحْرِمٌ وَاحْتَجَمَ وَهْوَ صَائِمٌ .

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbekam dalam keadaan berihrom dan berpuasa.

Tuesday, April 5, 2022

Management and Leadership

Every management needs a leader and leadership. Without it, the organization and management becomes chaotic and the goals will not be achieved. Management is the essence of administration, while leadership is the essence of management. Many definitions of management that have been put forward by experts include: 

1. Management is a process or framework, which involves the guidance or direction of a group of people towards organizational goals or real purposes. 

Monday, April 4, 2022

Manajemen dan Kepemimpinan

Setiap manajemen membutuhkan pemimpin dan kepemimpinan. Tanpa adanya hal itu, organisasi dan manjemen menjadi kacau dan tujuan tidak akan tercapai. Manajemen adalah inti dari administrasi, sedangkan kepemimpinan adalah inti dari manajemen. Banyak defenisi tentang manajemen yang telah dikemukakan oleh para pakar di antaranya : 

 

1. Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang - orang yang kearah tujuan - tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata. 

 

Saturday, April 2, 2022

Leadership Style Theory

One of the main contingency approaches to leadership is the Situational Leadership Model proposed by Paul Hersey and Kenneth Blanchard , in Stonner (1996:171) saying that "The most effective leadership style varies with employee readiness." 

 Hersey and Blanchard define readiness as a desire for achievement, a willingness to accept responsibility, and abilities related to tasks, skills and experiences. Goals and knowledge of followers are important variables in determining an effective leadership style.

According to Hersey and Blanchard quoted by Rivai (2014: 16) stating that the relationship between leaders and their members has four stages/phases needed for leaders to change their leadership style, namely:   

Teori Gaya Kepemimpinan

Salah satu pendekatan kontingensi utama pada kepemimpinan adalah Model Kepemimpinan Situasional yang dikemukakan oleh Paul Hersey dan Kenneth Blanchard, dalam Stonner (1996:171) mengatakan bahwa “Gaya kepemimpinan yang paling efektif bervariasi dengan kesiapan karyawan." 

 

Hersey dan Blanchard mendifenisikan kesiapan sebagai keinginan untuk berpretasi, kemauan untukmenerima tanggung jawab, dan kemampuan yang berhubungan dengan tugas,keterampilan dan pengalaman. Sasaran dan pengetahuan dari pengikut merupakan variabel penting dalam menentukan gaya kepemimpinan yang efektif.

 

Menurut Hersey dan Blanchard dikutip oleh Rivai (2014:16) menyatakan bahwa hubungan antara pimpinan dan anggotanya mempunyai empat tahap/fase yang diperlukan bagi pimpinan untuk mengubah gaya kepemimpinan-nya yaitu: 

 

Friday, April 1, 2022

Pseudo-democratic Leadership Type

One of the leadership styles according to Sutikno (2014:35) is the Pseudo-democratic Leadership Type. This type is also called manipulative or semi-democratic leadership. This type of leadership is characterized by the attitude of a leader who tries to express his wishes and after that makes a committee, pretending to negotiate but which is actually nothing but to validate his suggestions. 

Such a leader uses democracy as a cover to obtain certain victories. The pseudo-democratic type of leader only appears to be democratic when in fact he is autocratic. This leader adheres to a pseudo-democracy and is more likely to lead to the activities of an authoritarian leader in a subtle, vague form.

Tipe Kepemimpinan Pseudo-demokratik

Salah satu Gaya kepemimpinan menurut Sutikno (2014:35) adalah Tipe Kepemimpinan Pseudo-demokratik. Tipe ini disebut juga kepemimpinan manipulatif atau semi demokratik. Tipe kepemimpinan ini ditandai oleh adanya sikap seorang pemimpin yang berusaha mengemukakan keinginan-keinginannya dan setelah itu membuat sebuah panitia, dengan berpura-pura untuk berunding tetapi yang sebenarnya tiada lain untuk mengesahkan saran-sarannya. 

Pemimpin seperti ini menjadikan demokrasi sebagai selubung untuk memperoleh kemenangan tertentu. Pemimpin yang bertipe pseudo-demokratik hanya tampaknya saja bersikap demokratis padahal sebenarnya dia bersikap otokratis. Pemimpin ini menganut demokrasi semu dan lebih mengarah kepada kegiatan pemimpin yang otoriter dalam bentuk yang halus, samar-samar.

Wednesday, March 30, 2022

The Key to Peace of Mind

There are some practices that are worth trying to practice, to keep peace of mind. Peace of mind becomes very important for us, because with a calm heart will maintain the stability of our body as a whole. Calmness of the heart will bring health that not only affects the health of the soul, but will also affect the health of the body or physical.

Well, here are some of those practices:

1. DON'T HATE

Don't hate someone even if he does something wrong to you.

2. DO NOT COMPLAIN
Do not complain but pray a lot.

3. MODERATE
Live modestly even if you have a high position and wealth.

Kunci Ketenangan Hati

Ada beberapa amalan yang layak untuk dicoba amalkan, untuk menjaga ketenangah hati. Ketenangan hati menjadi sangat penting bagi kita, karena dengan hati yang tenang akan menjaga kestabilan tubuh kita secara keseluruhan. TEnangnya hati akan membawa kesehatan yang tidak hanya berdampak pada kesehatan jiwa, namun juga akan berpengaruh pada kesehatan jasad atau fisik.

Nah, inilah beberapa amalan itu :

1. TIDAK MEMBENCI

Jangan benci seseorang walaupun dia buat salah padamu.

2. TIDAK MERUNGUT
Jangan berkeluh kesah sebaliknya banyakkan doa.

Tuesday, March 29, 2022

Happy Ramadan ... Prove it

Allah SWT says,

ﻗُﻞْ ﺑِﻔَﻀْﻞِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﻭَﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻪِ ﻓَﺒِﺬَﻟِﻚَ ﻓَﻠْﻴَﻔْﺮَﺣُﻮﺍْ ﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِّﻤَّﺎ ﻳَﺠْﻤَﻌُﻮﻥَ
 
The bounty of Allah and His mercy are better than what they amassed ”(QS. Yunus [10]: 58).

The good news about the coming of Ramadan as in the following hadith. 

 
ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ، ﻭَﺗُﻐَﻞُّ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ، ﻣَﻦْ ﺣُﺮِﻡَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺣُﺮِﻡَ

"has come to you Ramadan, a blessed month. God obligates you to fast on it. The gates of heaven were opened to him. The gates of Hell are closed. The demons are bound. In it there is a night better than 1000 months. Whoever is hindered from his goodness, then he is indeed hindered. " {HR. Ahmad in Al-Musnad (2/385). Rated authentic by Al-Arna'uth in Takhrijul Musnad (8991)}

Yaikh Shalih Al-Fauzan explained

ﻫﺬﺍ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﺑﺸﺎﺭﺓ ﻟﻌﺒﺎﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ ﺑﻘﺪﻭﻡ ﺷﻬﺮ ﺭﻣﻀﺎﻥ ؛ ﻷﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﺧﺒﺮ ﺍﻟﺼﺤﺎﺑﺔ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻢ ﺑﻘﺪﻭﻣﻪ ، ﻭﻟﻴﺲ ﻫﺬﺍ ﺇﺧﺒﺎﺭﺍً ﻣﺠﺮﺩﺍً ، ﺑﻞ ﻣﻌﻨﺎﻩ : ﺑﺸﺎﺭﺗﻬﻢ ﺑﻤﻮﺳﻢ ﻋﻈﻴﻢ

‏( ﺃﺣﺎﺩﻳﺚ ﺍﻟﺼﻴﺎﻡ .. ﻟﻠﻔﻮﺯﺍﻥ ﺹ 13 ‏)

ﺃﺗﻰ ﺭﻣﻀﺎﻥ ﺍﻟﺬﻱ ﺗﻔﺘﺢ ﻓﻴﻪ ﺃﺑﻮﺍﺏ ﺍﻟﺠﻨﺔ ، ﻭ

Sunday, March 27, 2022

Satisfy Before Fasting ???

In the past... When we were still in school, we often heard the phrase that became a joke for us and our friends every time we approached the month of Ramadan, namely "Satisfy Before Fasting".

This expression is aimed at the pattern or style of consuming food, meaning that we eat as much as we can while it is still not the month of Ramadan, because it cannot be done during the month of Ramadan later.

Even though it's just a joke, it's never even been implemented in such a way, but sometimes we unconsciously do it, even if it's on a small and personal level. Acts like this can have a bad impact, whether it is viewed from the side of worship or from the other side. For example, if we examine it from the point of view of health, it will result, among others, as follows:

Saturday, March 26, 2022

Puaskan Sebelum Puasa ???

Dahulu ... Ketika masih sekolah, sering terdengar ungkapan yang menjadi candaan kami dan teman-teman setiap kali mendekati bulan Ramadhan, yaitu " Puaskan Sebelum Puasa".

Ungkapan ini ditujukan pada pola atau gaya dalam mengkonsumsi makanan, maksudnya agar kita makan sepuas-puasnya mumpung masih belum masuk bulan Ramadhan, karena hal itu tidak dapat dilakukan ketika bulan Ramadhan kelak.

Walau pun hanya sebatas candaan, bahkan tidak pernah juga sampai dilaksanakan sedemikian, namun secara tak sadar kadang juga kita melakukan hal itu, walau pada taraf yang kecil dan bersifat pribadi. Perbuatan seperti ini dapat berdampak kurang baik, entah itu dipandang dari sisi ibadah mau pun dari sisi lainnya. Misalnya, bila kita telaah dalam kaca mata kesehatan, maka akan berakibat antara lain seperti ini :

Friday, March 25, 2022

Bahagia Sambut Ramadhan ... Buktikan

Allah berfirman,

ﻗُﻞْ ﺑِﻔَﻀْﻞِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﻭَﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻪِ ﻓَﺒِﺬَﻟِﻚَ ﻓَﻠْﻴَﻔْﺮَﺣُﻮﺍْ ﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِّﻤَّﺎ ﻳَﺠْﻤَﻌُﻮﻥَ

“Katakanlah: ‘Dengan kurnia Allah dan rahmatNya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan” (QS. Yunus [10]: 58).

Kabar gembira mengenai datangnya Ramadhan sebagaimana dalam hadits berikut.

ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ، ﻭَﺗُﻐَﻞُّ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ، ﻣَﻦْ ﺣُﺮِﻡَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺣُﺮِﻡَ

“Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” {HR. Ahmad dalam Al-Musnad (2/385). Dinilai shahih oleh Al-Arna’uth dalam Takhrijul Musnad (8991)}