Small Scratch to The World

Friday, June 24, 2011

Pembagian Tauhid

Tauhid adalah konsep dasar ketuhanan, yaitu meyakini hanya ada satu Tuhan. Dalam beberapa bahasa ada yang mengistilahkan dengan istilah monotheisme yaitu satu Tuhan. Namun pada intinya ialah sebuah keyakinan tertinggi dengan hanya mempercayai satu TUhan dengan melakukan tindakan mengesakan Tuhan. Wah pembahasaannya jadi berputar-putar ya ? Semoga bisa dipahami. KIta lanjutkan, Tauhid swndiri terbagi dalam tiga ruang lingkup yang nantinya akan menjadi kelompok tindakan sebagai aplikasi dari pembuktian Tauhid itu sendiri. Adapun tiga macam Tauhid itu adalah; Tauhid Rububiyah, Tauhid Uluhiyah, dan Tauhid Asma' wa Ash-Shifat.

-> Tauhid Rububiyah adalah Tauhid yang berorientasi pada tiga sifat Tuhan, yaitu; Pencipta, Penguasa dan Pengatur. Pada Tauhid ini, manusia dituntut untuk memiliki keyakinan tertinggi mengenai Pencipta, Penguasa dan Pengatur hanya satu, yaitu Alloh SWT.
"Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah milik Alloh" (QS Al-A'raf ayat 54), "Dan hanya kepunyaan Alloh kerajaan kangit dan bumi" (QS Al-Jatsiyah ayat 27).
Pencipta adalah sebuah kemapuan untuk mengadakan sesuatu dari tidak ada menjadi ada, adapun merubah bentuk dari bentuk baku ke bentuk lain itu bukan menciptakan, tapi sekedar menjadikan ataupun merubah.

-> Tauhid Uluhiyah adalah Tauhid yang berorientasi pada ibadah, dimana kita tidak menjadi hamba yang lain selain hanya menghamba kepada-Nya. Menyembah hanya kepada Alloh SWT, tidak kepada yang lain; tidak kepada malikat, tidak kepada nabi, wali, syekh, orang tua, benda-benda ciptaan Alloh yang dianggap berkemampuan maupun yang tidak berkemampuan. Sehingga yang kita sembah hanya satu, yaitu Alloh SWT.
"Dan Kami tidak mengutus seorang Rosul pun sebelum kamu melainkan kami wahyukan kepadanya 'bahwasannya tidak ada TUhan (yang berhak disembah) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan aku'." (QS Al-Anbiya' aya 25)

-> Tauhid Asma' wa Ash-Shifat adalah Tauhid yang berorientasi pada pemaknaan nama-nama dan sifat-sifat Alloh sebagai Tuhan. Dalam bidang yang satu ini terjadi berbagai macam pendapat orang mengenai Nama-nama Alloh dan Sifat-sifat-Nya. Apakah dapat diserupakan dengan tindakan manusia atau tidak. Hal ini kita kembalikan kepada Alloh saja. Apalagi kita tidak punya kompetensi untuk membahas yang seperti itu. Dikhawatirkan nantinya akan menjadi penafsiran yang keliru. Wallohu alam ... Semoga Bermanfaat.
Share:

0 comments:

Post a Comment

Komentar yang sopan dan bijaksana cermin kecerdasan pemiliknya

Unordered List


English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

-------------------------------------------------

Blogger competition say it to HIT