Small Scratch to The World

Saturday, February 6, 2016

Terbunuh di Zona Nyaman

Hai sobat Netter ... lama sekali rasanya halaman ini tak tersentuh. Entah berapa lama halaman ini kosong tanpa kabar dan kesan. Begitu banyak alasan bermunculan untuk membela kondisi ini agar selalu tampak indah. Atau bisa saja kondisi itu memang benar-benar indah, sehingga begitu berat untuk mengubahnya, atau bahkan meninggalkannya. Yach, terlalu nyaman. Mungkin itulah yang paling tepat untuk bisa menggambarkan kondisi itu.
Terkadang kita tidak sadar dengan kondisi yang sedang kita nikmati. Kenikmatan demi kenikmatan kecil yang selalu kita nikmati semisal sedang menikmati butiran gula satu demi satu yang terkadang melalaikan kita bahwa masih ada permen yang lebih besar dari pada butiran gula. Zona yang diduduki pun begitu melenakan, semisal kita sedang duduk di atas sebuah tikar lembut yang begitu wangi. Sampai kita melupakan bahwa masih ada permadani di luar sana. Tepat sekiranya bila kita sebut bahwa kita seperti tikus yang mati di lumbung padi. KIta terbunuh di Zona nyaman. iya kita terbunuh. Sekali lagi, Kita terbunuh di zona nyaman. Zona itu kadang membuat kita terlena, terbuai dan hanyut dalam kenikmatan standar, yang membuat kita merasa bahwa kita sudah cukup untuk berfikir, sudah cukup kreatif dan sudah cukup untuk bergerak. Sadarlah ... Bangunlah ... karena zona itu tidak cukup untuk jangka waktu yang lebih lama. Dan kapasitasnya pun sebenarnya tidak cukup untuk kita. Ayo sadarlah .... sadarlah ... sadarlah dari tidur panjang ini. Masih ada zona yang lebih nyaman dan lebih luas dari yang ada sekarang. Sadarlah ... bangunlah
Share:

0 comments:

Post a Comment

Komentar yang sopan dan bijaksana cermin kecerdasan pemiliknya

Unordered List


English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

-------------------------------------------------

Blogger competition say it to HIT