Small Scratch to The World

Friday, May 2, 2014

Keajaiban Istighfar dan Taubat bag. 2

Sebuah Kisah ...

Suatu ketika itu, Imam Ahmad singgah di sebuah tempat yang kebanyakan mereka tidak mengenalinya dan Imam Ahmad pun tidak berniat mengenalkan diri, agar tidak merepotkan orang. Keadaan sudah larut malam dan Imam Ahmad merasa letih dan ingin tidur didalam sebuah masjid. Tapi niatnya tidak kesampaian kerana penjaga masjid tersebut melarang Imam Ahmad untuk tidur di masjid (karena memang tidak kenal).
Imam Ahmad kemudian bertanya kepada penjaga tersebut supaya dia diizinkan untuk tidur di luar masjid, penjaga itu melarangnya. Imam Ahmad bertanya lagi jika dia tidak tidur, tetapi hanya berdiri di perkarangan masjid, penjaga itu melarangnya lagi. Penjaga itu kemudian menolak Imam Ahmad dari masjid tersebut.
Seorang pembuat roti menyaksikan perbincangan antara Imam Ahmad dan penjaga masjid tersebut.

Setelah jelas akan situasi Imam Ahmad, maka si pembuat roti menawarkan Imam Ahmad untuk bermalam dirumahnya saja. Imam Ahmad menerima tawaran tersebut. Ketika Imam Ahmad hendak tidur, dia terdengar zikir istighfar dari si pembuat roti yang sedang sibuk membuat rotinya. Imam Ahmad mendengarkan zikir itu sehingga boleh dikatakan si pembuat roti itu berzikir istighfar sepanjang malam.

Paginya Imam Ahmad bertanya kepada si pembuat roti mengapa dia beristighfar. Maka si pembuat roti menjawab, “Selama ini segala doa saya dikabulkan Allah kecuali satu perkara sahaja belum dikabulkan.” Imam Ahmad bertanya “Apakah doa kamu yang belum di perkenankan oleh Allah itu?” Jawab lelaki itu, “Saya berdoa agar dipertemukan dengan Imam Ahmad bin Hambal.” Maka kata Imam Ahmad, “Sayalah orangnya. Akulah Imam Ahmad Bin Hanbal. Demi Allah, sesungguhnya aku telah diseret untuk menuju kepadamu.”

Dari sekelumit kisah di atas, dapat kita ambil hikmah betapa agungnya kuasa Allah memakbulkan doa si pembuat roti itu untuk menemukan dia dengan Imam Ahmad. Berkat istighfar yang sentiasa dilakukan dengan hati yang ikhlas, Tuhan telah memakbulkan doa si pembuat roti tersebut. Terbukti Nyata kelebihan istighfar begitu besar buat kita, dan ikhlaskan hati kita untuk beristighfar kepadaNya, insyaAllah, Allah itu Maha Pengampun dan Maha Penyayang.
Share:

0 comments:

Post a Comment

Komentar yang sopan dan bijaksana cermin kecerdasan pemiliknya

Unordered List


English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

-------------------------------------------------

Blogger competition say it to HIT