Small Scratch to The World

Thursday, September 15, 2011

Agresifitas

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, Agresifitas berasal dari kata Agresif yang berarti bersifat atau bernafsu menyerang, cenderung ingin menyerang kepada suatu yang dipandang sebagai hal atau situasi yang mengancam, menghalangi ata menghambat. Kemudian menambah akhiran itas,- yang bermakna sifat. Sehingga dapat didefinisikan menjadi suatu sifat yang cenderung memilki keinginan untuk selalu menyerang kepada suatu yang dipandang sebagai hal atau situasi yang mengacau, menghalangi atau menghambat.

Surbakti menjelaskan bahwa Agresif sebenarnya merupakan perilaku sosial yang komplek karena menyangkut aspek biologis, sosial, dan elemen kognisi. Ada pendapat yang mengatakan bahwa perilaku agresif haruslah dipahami sebagai tindakan liar manusia manusia yang dilampiaskan terhadap sesama. Jadi, semacam energi biologis manusia yang ingin dipuaskan. Leonard Berkowitz mengatakan “Agression as any form of behafior that is intended to injure someone physically or psychologically” ( Berkowitz,1993:3) . Baron dan Byrne menjelaskan bahwa agresif merupakan setiap bentuk perilaku yang diarahkan untuk merusak atau melukai orang lain yang menghindari perilaku seperti itu.
Dalam sebuah teori yang dikenal dengan Eliceted Drive yang dipopulerkan oleh Zillman dikatakan bahwa :
A nondistinctive motivational force that is induced by deprinting the organism of live support or conditional, end that grow in strength with the severity of such the prifation” (...agresi adalah sebagai kekuatan motivasional yang tidak tampak yang disebabkan oleh hilangnya kondisi organisme yang dapat mengontrol, dan kekuatan ini terus mendesak sejalan dengan kekuatan dorongan tersebut, arah dorongan ini biasanya akan merugikan orang lain) Agresi juga dikatakan “...any behavior that harm or injure other” (...tingkah laku apapun yang dapat merugikan atau mencederai orang lain).

Scheneiders (1955), Ia mengatakan bahwa agresif merupakan luapan emosi sebagai reaksi terhadap kegagalan individu yang ditampakkan dalam bentuk pengrusakan terhadap orang atau benda dengan unsur kesengajaan yang diekspresikan dengan kata-kata (verbal) dan prilaku non verbal. Agresif menurut Baron ( Dalam koeswara, 1988) adalah tingkah laku yang ditunjukkan untuk melukai dan mencelakakan individu lain yang tidak menginginkan datangnya tingkah laku tersebut. Prilakau Agrsif menurut David O Sars (1985) adalah setiap prilaku yang bertujuan menyakiti orang lain, dapat juga ditujukan kepada perasaan ingin menyakiti orang lain dalam diri seseorang. Menurut Abidin (2005) agresif mempunyai beberapa karakteristik. Karakteristik pertama adalah, agresif merupakan tingkah laku yang bersifat membahayakan, menyakitkan dan melukai orang lain. Karakteristik yang kedua, Agresif merupakan suatu tingkah laku yang dilakukan seseorang dengan maksud untuk melukai, menyakiti dan membahayakan orang lain atau dengan kata lain dilakukan dengan sengaja. Krakteristik yang ketiga adalah, agresi tidak hanya dilakukan untuk melukai korban secara fisik, tetapi juga secara fsikis (psikologis, kejiwaan), misalnya dengan kegiatan menghina atau menyalahkan. Agresif menurut Moore dan Fine (Dalam Koeswara, 1998), prilaku agresif adalah tingkah laku kekerasan secara fisik ataupun secara verbalterhadap individu lain ataupun terhadap objek-objek lain. Agresif menurut Murry (Dalam Hall dan Lindzey, 1993) didefinisikan sebagai suatu cara untuk melawan dengan sangat kuat, berkelahi, melukai, menyerang, membunuh atau menghukum orang lain, atau secara singkatnya agresi adalah tindakan yang dimaksudkan untuk melukai orang lain atau merusak milik orang lain. Hal yang terjadi pada saat tawuran sebenarnya adalah prilaku agresif dari seorang individu atau kelompok.
Dari penuturan beberapa ahli di atas, dapat penulis ambil suatu definisi bahwa agresifitas adalah salah satu karakter manusia yang memiliki ciri selalu ingin menyerang terhadap sesuatu yang dianggap menghalangi atau menghambat jalur yang akan dilaluinya dan akan berhenti bila terasa lawannya itu sudah dilampaui pengaruhnya.

From Skripsi : Pengaruh Tayangan Film Naruto Terhadap Agresifitas Anak
Share:

0 comments:

Post a Comment

Komentar yang sopan dan bijaksana cermin kecerdasan pemiliknya

Unordered List


English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

-------------------------------------------------

Blogger competition say it to HIT