Small Scratch to The World

Saturday, January 3, 2009

Tidak Kompeten, Jangan Bicara


Akhir-akhir ini bila kita menyaksikan di media massa, banyak bermunculan orang-orang pidak (pintar mendadak), mengapa saya berani bilang demikian ? iya... karena begitu ada sebuah permasalahan yang tiba-tiba populer ke permukaan, rame-rame orang pada bicara. Sebenarnya sich hal seperti ini merupakan sebuah sebuah keadaan positif, tapi ada hal yang begitu mengusik sanubari kita, yaitu ketika orang-orang yang angkat bicara tersebut bukanlah mereka-mereka yang memiliki kompetensi di bidang tersebut.

sebagai contoh mudah adalah ketika seorang ulama tiba-tiba terdengar kabar melakukan poligami, tiba-tiba saja pada saat itu pula rame-reme orang angkat bicara, bahkan anak kecil saja berani bicara, yang lebih bikin gatal telinga adalah ketika media meminta pendapat orang yang tidak kompeten dalam hal itu, sperti halnya para selebritis muda yang berseberangan keyakinan, inikan sebenarnya merupakan sebuah teror terhadap apa yang akhir-akhir ini disebut orang dengan istilah "nama baik", betapa tidak... bila seorang ulama dikritisi oleh seorang selebritis yang tidak paham agama, iya kalo dia paham sedikit itu masih bisa menjadi sebuah dispensasi tentunya.
Oleh karena itu sudah selayaknya kita intropeksi diri sebelum berkomentar, layakkah kita mengomentari hal itu, bila ulama bertingkah... maka stidak-tidaknya yang berhak angkat bicara seharusnya adalah kalangan ulama juga dunk... bukannya para artis dan selebritis yang tidak paham agama atau bahkan yang bersebrangan keyakinan.
Share:

2 comments:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Komentar yang sopan dan bijaksana cermin kecerdasan pemiliknya

Unordered List


English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

-------------------------------------------------

Blogger competition say it to HIT